Galaksi
Galaksi merupakan salah satu
komponen yang tersebar dalam alam semesta. Para ahli astronomi menyimpulkan
bahwa galaksi yang terdapat di alam semesta ini berjumlah miliaran dengan
tiap-tiap galaksi terdiri atas ratusan miliar bintang. Matahari dari sistem
tata surya kita adalah satu dari ratusan miliar bintang yang ada dalam satu
galaksi.
Galaksi adalah sebuah sistem masif yang terikat gaya gravitasi yang
terdiri atas bintang (dengan
segala bentuk manifestasinya, antara lain bintang neutron dan lubang hitam), gas dan debu medium
antarbintang, dan materi gelap–komponen yang
penting namun belum begitu dimengerti.
Contoh galaksi, misalnya
Galaksi Andromeda dan Galaksi Bima Sakti tempat tata surya kita beredar. Galaksi umumnya tidak
dijumpai dalam bentuk tunggal. Kebanyakan galaksi tergumpal
dalam gugusan. Misalnya galaksi Bima Sakti ada di gugusan yang
disebut Group Lokal.
Tiap galaksi
memiliki jumlah sistem bintang dan gugus bintang yang beragam, demikian juga jenis awan antarbintangnya. Di antara galaksi-galaksi ini tersebar medium antarbintang berupa gas, debu, dan sinar kosmis. Lubang hitam
supermasifterdapat di
pusat sebagian besar galaksi. Diperkirakan lubang hitam supermasif inilah
penyebab utama inti
galaksi aktifyang ditemukan
pada sebagian galaksi. Galaksi Bima Sakti diketahui memiliki setidaknya satu
lubang hitam supermasif.
Bima Sakti
Filsuf
Yunani Democritus (450–370 SM) mengemukakan bahwa pita kabut putih di langit malam hari
yang dikenal sebagai Bima Sakti kemungkinan terdiri dari bintang-bintang yang
sangat jauh jaraknya. Bukti nyata bahwa Bima Sakti terdiri atas banyak
bintang, datang pada tahun 1610 ketika astronom Italia Galileo Galilei menggunakan sebuah teleskop untuk mempelajari Bima Sakti dan menemukan
bahwa Bima Sakti tersusun atas bintang-bintang redup dalam jumlah yang luar
biasa banyaknya.
Jenis dan Bentuk
Galaksi dapat
dikelompokkan dalam tiga jenis utama: eliptis, spiral dan tak beraturan.
Gambaran yang lebih lengkap mengenai jenis galaksi berdasarkan bentuknya bisa
didapatkan dalam sistem klasifikasi
Hubble.
- Eliptis
Galaksi dalam
kategori ini memiliki bentuk dasar elipsoid, sehingga tampak elips dari berbagai sudut pandang. Galaksi tipe ini tampak memiliki sedikit
struktur dan sedikit materi
antarbintang, sehingga
galaksi demikian memiliki sedikit gugus terbuka dan laju pembentukan bintang yang lambat.
Galaksi-galaksi
terbesar di alam semesta berbentuk galaksi eliptis raksasa. Kebanyakan galaksi
eliptis dipercayai terbentuk akibat interaksi antar galaksi yang menyebabkan
tabrakan atau penggabungan.Galaksi starburst merupakan akibat dari tabrakan yang
demikian dan dapat menyebabkan pembentukan galaksi eliptis.
- Spiral
Galaksi spiral
terdiri dari sebuah piringan bintang-bintang yang berotasi, materi
antarbintang, serta sebuah tonjolan pusat yang terdiri dari bintang-bintang
tua. Sebagian besar galaksi spiral memiliki kumpulan bintang berbentuk batang
lurus yang memanjang keluar dari sisi daerah inti dan kemudian bergabung dengan
struktur lengan spiral.
Beberapa gambar
Galaksi
Sumber :















Komentar
Posting Komentar